MOYUDAN ANTIVANDALISME

Pemerintah Kecamatan Moyudan bekerjasama dengan Muspika Kecamatan Moyudan, Pemerintah Desa, UPT Yandik, Karang Taruna, Organisasi Sosial,  Forum Komunikasi, Relawan dan pelajar di wilayah Kecamatan Moyudan Desa  bersama – sama  membersihkan tembok-tembok ulah vandalisme.  Adapun tembok yang dibersihkan yaitu makam ,jembatan, sekolah, tempat-tempat umum, bangunan milik pemerintah, maupun tempat-tempat pribadi. Kegiatan yang diinisiasi Seksi Tramtib Kecamatan Moyudan dengan Kepala Seksi Tramtib Kecamatan Moyudan Bambang Nurdiyantoro, S.ST beserta koordinator di lapangan Sudarmanto, SH tersebut merupakan realisasi program Gerakan Operasi Anti Vandalisme pada hari Jumat, 12 Mei 2017.

Apel sebelum acara dimulai

Titik kumpul pelaksanaan kegiatan halaman Kantor Kecamatan Moyudan dengan diawali apel.  Apel ini didipimpin oleh Kanit Binmas, dengan Pembina Apel Plt. Camat Moyudan WawanWidiantoro,S.IP, MPA.

” Vandalisme sangat tidak ditoleransi, aksi vandalisme adalah perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan mencorat-coret tembok fasilitas umum sesuai dengan keinginannya tanpa mempedulikan lingkungan menjadi kotor dan kumuh”  ujar Plt. Camat Moyudan ketika memberikan pengarahan saat upacara apel.  Beliau juga menambahkan aksi bersih-bersih coretan dari aksi vandalisme, khususnya diwilayah Moyudan ini sengaja  dengan menggandeng pelajar – pelajar di wilayah Moyudan. Sebab selama ini pelaku vandalisme rata-rata dari kalangan oknum pelajar.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Moyudan Wawan Widiantoro,S.IP,MPA beserta Muspika melakukan gerakan antivandalisme di wilayah Kecamatan Moyudan

Setelah apel, dilakukan pembagian kelompok dan tugas untuk membersihkan lokasi ulah vandalisme.  Setelah  membersihkan coretan- coretan para peserta kemudian melakukan pengecatan guna menghilangkan bekas vandalisme. Sehingga hasilnya tembok/bangunan menjadi nampak bersih dan baik dipandang mata. Kegiatan ini diharapkan para pelajar  bisa menjadi teladan serta pelopor mencegah vandalisme dan bisa ditularkan ke pelajar lainnya yang sering melakukan aksi vandalisme di tempat yang tidak semestinya.

Para peserta dari kalangan pelajar